Apa Saja Persyaratan Utama Keahlian Digital Marketing ?

Pemasaran online semakin menjadi kebutuhan utama pada setiap perusahaan. Profesional di bidang ini tergolong masih langka di Indonesia. Keahlian digital marketing memerlukan beberapa persyaratan yang harus dapat dipenuhi agar dapat melakukan pekerjaan tersebut dengan baik.

Terlepas dari jenis bisnis yang dijalankan oleh perusahaan anda, pada kenyataannya, digital marketing telah menjadi kebutuhan. Mendapatkan tenaga ahli di bidang digital marketing sekarang ini semakin menjadi hal  penting.

Mengingat bahwa keahlian digital marketing di Indonesia belum ada program disiplin ilmu secara khusus, maka ijazah di bidang ilmu komputer, manajemen informasi, komunikasi dan jurnalistik, serta grafis, hanya sebagai dasar saja. Relevansi keahlian digital marketing di tentukan dari teknik apa saja yang mereka kuasai.

Persyaratan Keahlian Digital Marketing

Sebelum merekrut seorang karyawan digital marketing, pihak HRD harus memahami skill apa saja yang harus dikuasai oleh si pelamar kerja.

Berikut beberapa persyaratan utama untuk bidang keahlian digital marketing yang tidak dapat ditawar-tawar untuk memastikan anda mendapatkan talenta digital marketing yang tepat.

  1. Memahami tujuan bisnis perusahaan anda dan mampu membuat beberapa strategi dan teknik untuk mencapai tujuan tersebut melalui sebuah program digital marketing.
  2. Memahami Search Engine Marketing (SEM), termasuk SEO, manajemen Google Adwords, dan Google Analytics.
  3. Memahami Social Media Marketing (SMM) termasuk community development, influencer, dan manajemen iklan berbayar.
  4. Memahami e-Mail marketing dan dapat membuat content marketing menggunakan strategi inbound.
  5. Memahami seluruh karakteristik saluran digital marketing, dan khususnya saluran digital marketing yang paling strategis untuk bisnis anda.
  6. Memahami konsep inbound marketing dan mampu mengimplementasikan untuk seluruh keperluan, baik itu SEM, SMM, konten marketing dan e-mail marketing.
  7. Mampu membuat website dengan standar kualitas yang baik. Ini artinya, website harus mobile friendly, SEO friendly, human friendly, dan cepat dibuka di ponsel (dibawah 10 detik).
  8. Memahami keamanan website.
  9. Bisa menggunakan alat online editing untuk grafis.
  10. Mampu mengotomasi pekerjaan seperti update plugin, auto post social media, auto e-mail ke subscriber, dan sebagainya.

Baik untuk perusahaan B2B maupun retail, persyaratan keahlian digital marketing tersebut sama saja. Hanya saja, untuk jenis bisnis retail atau e-commerce, akan memerlukan pemahaman tentang sebuah website toko online. Selain itu, analisa perilaku pemirsa website hingga ke konversi juga berbeda.

Terutama untuk perusahaan marketplace, walaupun keamanan website marketplace tidak menjadi tugas seorang digital marketer, namun mereka harus dapat memahami juga karena erat kaitannya dengan pengalaman pelanggan. Hal ini memang perlu pembahasan lebih lanjut dan akan kami coba pada artikel lainnya jika ada kesempatan. 

Tips Singkat Menguji Keahlian Digital Marketing

Inbound marketing merupakan prinsip dasar dari Digital Marketing. Strategi dan teknik dapat berbeda-beda sesuai kebutuhan dan dapat dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas program digital marketing.

Untuk SEO sendiri, ada 200 elemen yang harus dikuasai oleh seorang digital marketer. Memang cukup banyak yang harus ditanyakan untuk dapat menyaring karyawan digital marketing yang memang benar-benar memahami digital marketing.

Lantas bagaimana anda dapat memastikan persyaratan tersebut memang benar telah mereka kuasai ?. Berikut beberapa tips untuk menguji keahlian para pelamar kerja di bidang digital marketing.

  1. Tanyakan arti konsep inbound marketing. Pertanyaan ini harus dapat dijawab secara singkat dan tepat.
  2. Minta jelaskan contoh penerapan inbound marketing untuk bisnis anda sesuai dengan tahapan inbound marketing tersebut.
  3. Sodorkan sample Google Analytics dan minta mereka jelaskan artinya. Jika mereka dapat jelaskan, tanyakan saran apa yang dapat mereka berikan.
  4. Tanyakan penerapan SEO yang biasa mereka lakukan agar dalam beberapa jam website perusahaan dapat langsung tampil di halaman pertama search engine google.
  5. Peralatan apa saja yang pernah mereka pakai untuk kebutuhan analisa dan monitoring, baik untuk akun social media maupun website.
  6. Platform dan plugin apa saja yang biasa mereka pakai untuk membuat sebuah website, dan minta contoh website yang pernah mereka buat.
  7. Bagaimana cara menyusun anggaran untuk iklan berbayar. Ini ada kaitannya dengan cara mereka menargetkan pemirsa.

Dengan 8 pertanyaan tersebut, setidaknya anda bisa mendapatkan seorang karyawan yang dapat meningkatkan jumlah pengunjung website, meningkatkan keterlihatan brand, meningkatkan efisiensi anggaran iklan, serta meningkatkan potensi penjualan.

Berapa Gaji Seorang Digital Marketer ?

Dari sisi SEO saja, kita dapat temui bahwa biaya rata-rata untuk 1 keyword di posisi halaman pertama google mereka (penyedia jasa SEO) men-charge sekitar Rp. 750.000,- (unmanageable).

Untuk skala korporasi, anda memerlukan minimal 200 keyword potensial yang tampil di halaman pertama google, agar brand presence dan pengunjung website yang berkualitas dapat meningkat. Dan ini berarti anda harus mengeluarkan biaya Rp. 150 juta. Belum lagi untuk pembuatan premium konten, manajemen sosial media, manajemen iklan dan sebagainya.

Agar lebih adil, berikut kami sajikan gaji karyawan digital marketing yang berlaku secara global (sumber):

gaji digital marketing

Dapat kita lihat dari data tersebut, bahwa gaji digital marketer rata-rata sekitar Rp. 88 juta per bulan. Memang data tersebut berlaku di Amerika Serikat, untuk itu mari kita bandingkan dengan di negara tetangga kita, Singapore, sebagai berikut: 

gaji digital marketing per bulan

Sayangnya tidak jauh berbeda, di SingTel, gaji seorang manajer pemasaran digital sekitar Rp. 68 juta per bulan. Namun, jika anda beruntung, anda akan mendapatkan tenaga ahli digital marketing yang mau di gaji setengahnya saja.

Untuk perusahaan yang keberatan dengan gaji digital marketing tersebut sebetulnya ada solusi, yakni dengan memakai jasa digital marketing. Akan tetapi, anda juga perlu memastikan 10 syarat keahlian digital marketing tersebut diatas. Jika tidak, hasilnya hanyalah pemborosan, bahkan peningkatan pengunjung website pun tidak akan anda dapatkan.

Terakhir, seorang digital marketer harus dapat menentukan Key Performance Index dan ROI dari aktivitas digital marketing yang dilakukannya. Oleh karena itu, pemahanan inbound marketing dan syarat lainnya diatas tidak dapat di tawar-tawar lagi (dilebihkan boleh).

Kesimpulan:

Keahlian digital marketing membutuhkan ratusan persyaratan yang harus dikuasai sebetulnya. Namun, 10 persyaratan utama tersebut setidaknya telah mencakup sebagian besar persyaratan keahlian yang dibutuhkan.

Jika anda menginginkan seorang karyawan digital marketing, siapkan anggaran gaji bulanan antara Rp. 25jt sampai Rp. 50 juta. Biaya gaji digital marketer tersebut merupakan setengahnya dari gaji di Amerika Serikat dan Singapore.

Namun, anda juga dapat menggunakan jasa konsultan digital marketing sebagai alternative untuk mendapatkan keahlian tersebut untuk menekan pengeluaran yang belum pasti efektivitasnya.

Demikian penjelasan singkat mengenai persyaratan utama keahlian dibidang digital marketing, semoga dapat bermanfaat untuk pekerjaan dan bisnis perusahaan anda. Kami akan bersyukur sekali jika anda mau menyebarkan artikel ini via akun sosial media anda. Terimakasih 🙂

Views All Time
Views All Time
411
Views Today
Views Today
1
Rachmad Igen

Author: Rachmad Igen

Blogger, Social Media Marketing, Search Engine Marketing. I'm a Certified Digital Marketing Consultant.

Share This Post On

Trackbacks/Pingbacks

  1. 7 "Dosa Besar" Dalam Digital Marketing Yang Perlu Diketahui - […] cukup fatal. Seorang digital marketer harus memiliki kemampuan dalam menggunakan peralatan analitik untuk dapat mengukur kinerja dan memperbaiki strategi…

Submit a Comment

Pin It on Pinterest

Share This