Apa Yang Terjadi Saat Madu Klanceng Berada di Dalam Tubuh ?

Madu Klanceng belum banyak di kenal oleh masyarakat kita, namun sudah di pelajari oleh ahli-ahli zoology dari mancanegara sejak lama. Madu klanceng ini sangat efektif untuk mengobati beberapa penyakit, termasuk penyakit berat.

Pengalaman saya sendiri dalam mengkonsumsi madu klanceng (asli), dapat mengeluarkan lendir sinusitis yang bersarang di wajah dan kepala. Manfaat madu klanceng ini sangat banyak, oleh karena itu mari kita bahas sedikit tentang madu klanceng.

Madu Sangat Di Anjurkan di dalam Alquran

Di dalam Al Qur‘an dan Hadits Madu merupakan Obat untuk Manusia. Bahkan, sangat di anjurkan guna membentengi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Madu di Wahyukan di dalam Alquran 1400 Tahun Silam sebelum Ilmu Kedokteran di Pelajari Manusia

Dan Rabb Mu mewahyukan kepada Lebah .. Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit  di pepohonan kayu dan di tempat – tempat yang di buat oleh Manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap buah buahan dan tempuhlah jalan Rabb mu yang telah dimudahkan bagi mu. Dari  perut Lebah itu keluar  minuman yang bermacam macam warnanya, di dalamnya terdapat obat  yang menyembuhkan bagi manusia, sesungguhnya pada yang demikian itu  benar benar terdapat tanda ( Kebesaran Alloh ) bagi orang-orang yang berfikir  (QS. An Nahl : 68 – 69)

Dan di dalam Ayat yang lain Alloh menggambarkan Madu sebagai salah satu Makanan di dalam Syurga:

Perumpamaan Syurga yang di janjikan kepada Orang- orang yang bertaqwa yang di dalamnya ada sungai – sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai – sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai – sungai dari MADU  yang di saring, dan mereka memperoleh di dalamnya segala buah-buahan dan ampunan RABB mereka, sama dengan orang yang kekal di Neraka Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong usus nya ? (QS. Muhammad : 15)

Hadits Nabi Muhammad juga menjelaskan tentang Penyembuhan beberapa di antaranya sebagai berikut,

“Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu: dalam pisau pembekam, meminumkan madu, atau pengobatan dengan besi panas. Dan aku melarang umatku melakukan pengobatan dengan besi panas”

“Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, ia berkata: Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya (dalam riwayat lainnya: sakit diare).

Nabi berkata: Minumkan ia madu.

Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya,

Nabi berkata: Minumkan ia madu.

Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga,

Nabi tetap berkata: Minumkan ia madu.’ Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga).

Nabi bersabda: ‘Allah Maha Benar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi madu.’

Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh.”

Cara Nabi Mengkonsumsi Madu

Bila kita mau mengikuti Sunnah Rasululloh maka akan di jauhkan dari Penyakit-penyakit berat. Rasululloh pun  mengajarkan kebiasaan dalam mengkonsumsi Madu, mungkin sebagian dari kita belum mengetahuinya.

Nabi Muhammad S.A.W jika sedang minum madu tidak menggunakan air sebagai Media pencampur, tapi Beliau  mengulumnya di dalam mulut  hingga beberapa saat. Kenapa ? karena Madu mengandung senyawa alami yang sangat baik juga untuk kesehatan  rongga mulut, tercampur dengan Enzim Amilase madu yang mengandung Fruktosa akan lebih mudah larut sehingga lebih mudah di cerna dalam lambung.

Nabi Muhammad juga meminum madu sebelum makan. Sehingga, Madu yang masuk ke dalam lambung akan melapisi lambung agar tidak mudah terkena penyakit Magh serta bagus untuk pencernaan.

Madu Klanceng ( Trigona Honey / Stingless Bee )

Lebah Klanceng  dengan nama berbeda – beda di setiap daerah agar kita tau bahwa betapa besar manfaat yang bisa di kembangkan di dalam Negeri ini dari Lebah Klanceng.

Kita sudah mengetahui tentang obat-obatan dengan harga yang sangat mahal karena Kapitalisme. Belum lagi biaya perawatan Rumah Sakit, Rawat inap dan segala macam yang mengeluarkan biaya sangat tinggi sekali, ini dijadikan bisnis besar bukan?.

Hasil penelitian yang di pelajari Mahasiswa dari Perguruan tinggi  kebanyakan hanya sebatas mempelajari dan mengenal ciri dan kehidupan Lebah Klanceng. Namun, setelah itu akan menjadi makalah dan tertinggal di dalam perpustakaan akademika.

Jual Madu Klanceng Asli dari Peternak Lebah Klulut
Padahal dengan mengarahkan kepada Pertanian dan budi daya Lebah Klanceng akan sangat menguntungkan pertanian, perkebunan, Lebah Klanceng akan membantu penyerbukan  bunga dan mempercepat pembuahan dalam perkebunan  dan yang paling penting adalah KESEHATAN.

Madu dan Propolis Lebah Klanceng bisa mencegah dan Mengobati Banyak Penyakit. Karena di dalam kandungan Madu Klanceng terdapat khasiat 4 x dari Madu Biasa.

Selain itu, bagi anda pecinta kucing, madu klanceng dapat menjadi salah satu cara mengatasi flu pada kucing kesayangan anda.

Madu Klanceng  belum banyak di kenal oleh masyarakat kita, Namun  sudah di Pelajari oleh para ahli zoology dari Mancanegara  sejak  lama. Di bawah ini adalah satu contoh penelitian yang di lakukan Amerika  dari tahun 1948 di perbaharui sampai 2004 bekerjasama dengan Ilmuwan Thailand.

INTRODUCTION
It is well known that the concentration of stingless bee (Apinae: Meliponini) diversity resides within South and Central America (Schwarz, 1948; Moure, 1951; Michener, 1990, 2007, 2013). Even so, Southeast Asia retains a remarkable and interesting fauna of diverse and often cryptically similar stingless bees (Moure, 1961; Sakagami, 1975, 1978; Sakagami and Inoue, 1985; Franck et al., 2004), including species with unique biologies generally diver

  1. Division of Invertebrate Zoology, American Museum of Natural History; Division of Entomology, Natural History Museum, and Department of Ecology & Evolutionary Biology, University of Kansas.
  2. Deceased, 1 November 2015.
  3. Insect Taxonomy Group, Department of Agriculture, Bangkok.
Bahkan hasil temuan Lebah Klanceng (Trigona) atau Stingless-bee pun sudah di teliti sejak Tahun 1854
  • Genus Tetragonula Moure, 1961
  • Subgenus Tetragonula Moure, 1961
    • bengalensis (Cameron, 1897
    • biroi (Friese, 1898
    • carbonaria (Smith, 1854)
  • Trigona angophorae Cockerell, 1912
    • clypearis (Friese, 1908)
  • Trigona wybenica Cockerell, 1929
    • dapitanensis (Cockerell, 1925)
    • davenporti (Franck in Franck et al., 2004)
    • drescheri (Schwarz, 1939)
    • fuscobalteata (Cameron, 1908)
  • Trigona erythrostoma Cameron, 1908
  • Trigona pallidistigma Cameron, 1908
  • Trigona atomella Cockerell, 1919a
  • Trigona brevis Friese, 1925, nomen nudum
  • Trigona pfeifferi Friese, 1925
  • Trigona pygmaea Friese, 1933
    • geissleri (Cockerell, 1918)
  • Trigona confusella Cockerell, 1919
    • gressitti (Sakagami, 1978)
    • hirashimai (Sakagami, 1978)
    • hockingsi (Cockerell, 1929)
    • iridipennis (Smith, 1854)
    • laeviceps (Smith, 1857)
    • malaipanae Engel, Michener, & Boontop, n. sp.
    • melanocephala (Gribodo, 1893)
  • Trigona testaceinerva Cameron, 1908
    • melina (Gribodo, 1893)
    • mellipes (Friese, 1898)
    • minangkabau (Sakagami & Inoue, 1985)
  • Trigona minangkabu form darek Sakagami & Inoue, 1985, nomen invalidum et nudum
    • minor (Sakagami, 1978)
    • pagdeni (Schwarz, 1939)
    • pagdeniformis (Sakagami, 1978)
    • penangensis (Cockerell, 1919)
    • praeterita (Walker, 1860)
    • reepeni (Friese, 1918)
  • Trigona latigenalis Sakagami, 1978
    • ruficornis (Smith in Horne and Smith, 1870)
  • Melipona smithii Bingham, 1897, nomen vanum
    • sapiens (Cockerell, 1911)
    • sarawakensis (Schwarz, 1937)
    • sirindhornae (Michener & Boongird, 2004)
    • testaceitarsis (Cameron, 1901)
  • Trigona testaceicornis Cameron, 1901, lapsis calami
  • Trigona valdezi Cockerell, 1918
    • zucchii (Sakagami, 1978)
  • Subgenus Tetragonilla Moure, 1961
    • atripes (Smith, 1857)
    • collina (Smith, 1857)
  • Trigona cambodiensis Cockerell, 1926
    • fuscibasis Cockerell, 1920
    • rufibasalis (Cockerell, 1918)

Keberadaan Lebah Klanceng dan Sebutan Populer di Indonesia

Di seluruh dunia ada sekitar 150 jenis Lebah Klanceng Trigona. Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 31 jenis yang tersebar di berbagai pulau.

Di Jawa di kenal dengan sebutan Klanceng, atau lanceng. Di Sunda di kenal dengan teuweul, di Sumatra Barat di kenal gala-gala, di Sulawesi bernama galo-galo. Di Kalimantan dan Malaysia di namakan kelulut, kalulut, ketape, kammu, dan lain-lain.

Ciri-ciri Lebah Klanceng :

Warna hitam, panjang tubuh 3 – 4mm, rentang sayap 8mm.Lebah pekerja berwarna hitam, kepala besar, dan rahang tajam. Lebah ratunya berwarna kecoklatan, berperut besar, hampir  seperti anak lalat namun bersayap lebih pendek. Lebah Klanceng termasuk serangga sosial yang hidup membentuk koloni di bawah pengaturan ratu lebah trigona.

Jarak Tempuh Lebah Klanceng Radius terbang nya adalah sekitar 100 – 500m. Oleh karena itu, mereka jika di ternak akan selalu menanam Pohon Bunga dan buah di sekitar Peternakan Lebah Klanceng.

Tempat Tinggal / alamat rumah

Daerah tropis dan subtropis yang bersuhu rata-rata di bawah 32 derajat celcius, mereka menetap di dalam batang pohon, ruas bambu, lubang di tanah, bebatuan, dan lain-lain.

Suhu Ruang tinggal Lebah Klanceng (trigona) adalah  18 – 24 derajat celcius dan kandungan air 60 – 70%.

Keunggulan Lebah Klanceng

  • Lebah  Klanceng adalah Ahli dalam mengumpulkan  propolis sebagai pertahanan diri (sarangnya). Propolis  itu adalah Getah dari Pohon Pohon yang di rubah Lebah Klanceng menjadi zat yang anti Bakteri dan Virus  sehingga  sarang, ratu dan telur-telur tidak mudah terserang Penyakit.
  • Menghasilkan sedikit madu namun berkhasiat tinggi.
  • Aman untuk diternak karena hanya menggigit tidak menyengat.
  • Pemeliharaan dan pengembangannya tidak sulit karena nektar yang dibutuhkan tidak sebanyak lebah apis yang bertubuh besar. Sumber

Pakan dan Makanan

Segala jenis tumbuhan berbunga(multiflora) Pohon Buah – buahan, getah pohon, resin, dan bee pollen.

Madu klanceng bukanlah suatu kenikmatan dunia yang menipu, akan tetapi dapat memberikan manfaat besar untuk kesehatan tubuh. Jika sudah parah, maka uang akan banyak terkuras ke rumah sakit. Segera lindungi diri anda dan keluarga dengan 1 sendok madu klanceng setiap hari.
Views All Time
Views All Time
13
Views Today
Views Today
1
Rachmad Igen

Author: Rachmad Igen

Blogger, Social Media Marketing, Search Engine Marketing. Chartered Digital Marketing Consultant.

Share This Post On

Pin It on Pinterest

Share This