Penghalang Terkabulnya Doa

Hasil doa tidak terwujud bisa juga karna adanya penghalang, seperti makan-makanan haram, berbuat dzalim, banyaknya dosa yang mengkarat di hati, serta kelalaian serta kealpaan diri yang menguasai hati.

Diriwayatkan dalam Shahih al-Hakim dari Abu Hurairah Ra., Nabi saw bersabda, “Berdoalah kalian semua kepada Allah dengan penuh keyakinan bahwa doa akan dikabulkan. Ketahuilah, Allah tidak akan menerima doa dengan hati yang lalai, dan bermain-main.”

Doa adalah obat yang manjur yang dapat menghilangkan penyakit, akan tetapi kelalaian hati dapat melemahkan bahkan menghilangkan kemanjuran.

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya, Allah itu Maha Baik, dia tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Sesungguhnya, Allah memerintahkan orang-orang mukmin dengan apa-apa yang telah dia perintahkan kepada para Rasul-Nya.”

Allah swt, berfirman:

“Wahai para Rasul, makanlah makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya, aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”

Ada seseorang melakukan perjalanan jauh hingga rambutnya menjadi kusut dan tubuhnya berdebu. Ia menengadahkan tangannya ke langit sambil berucap, “Wahai Tuhan, wahai Tuhan!” Namun, ia selalu mengisi tubuhnya dengan perkara haram, baik makanan, minuman, dan juga pakaiannya adalah barang haram. Bagaimana mungkin doanya bisa terkabul?!

Abdullah bin Ahmad, dalam kitab al-Zuhd, menuturkan, “Suatu ketika, malapetaka menimpa Bani Israil. Mereka semua keluar untuk mencari tempat aman. Allah lalu mewahyukan kepada Nabi mereka agar menyampaikan, ‘Sesungguhnya, kalian keluar menuju bukit dengan tubuh najis. Kalian berdoa kepada-Ku seraya mengangkat tangan yang telah kalian gunakan untuk menumpahkan darah dan memenuhi isi rumah kalian dengan perkara haram. Sekarang, telah begitu besar murka-Ku kepada kalian, kalian baru mau berdoa. Kalian hanya akans semakin menjauh dari-Ku.”

Abu Dzar berkata, “Doa yang diiringi dengan kebaikan sudahlah cukup, seperti cukupnya makanan dengan garam.

Demikian artikel yang saya buat dengan sesingkat-singkatnya , Wallahu a’lam bisshawab ..

Views All Time
Views All Time
494
Views Today
Views Today
1
Syam Suri

Author: Syam Suri

Share This Post On

Submit a Comment

Pin It on Pinterest

Share This