Layanan Disaster Recovery Sangat Penting Untuk Perusahaan

pentingnya layanan disaster recovery untuk perusahaan

saat ini perkembangan di dunia teknologi sudah sangat banyak penggunanya, baik itu dari kalangan atas, menengah, sampai bawah. pentingnya teknologi ini sudah menjadi sesuatu yang harus diperhatikan bagi perusahaan yang bergerak di bidang bisnis ini. baik itu dari bidang bisnis kecil sampai dengan instansi swasta maupun pemerintah. setiap bisnis yang bergerak di bidang teknologi informasi mereka harus bergerak cepat dalam membuat terobosan baru dan kepuasan klien.

sebagian besar perusahaan besar sudah menggunakan teknologi informasi untuk mendukung operasional bisnisnya, dimana layanannya sangat bergantung pada teknologi informasi ini. perusahaan harus memikirkan tentang kelangsungan bisnis mereka agar dapat berjalan dalam kondisi apapun, untuk itulah penting untuk perusahaan membuat suatu perencanaan yaitu IT disaster recovery plan  untuk mendukung kelangsungan bisnis untuk perusahaan.

IT disaster recovery plan merupakan sebuah planing untuk melindungi aset perusahaan dan mendukung stabilitas kelancaran suatu bisnis agar dapat terus berjalan ketika data center perusahaan mengalami suatu masalah baik itu bencana alam, serangan virus, downtime,dll. dengan IT disaster recovery plan semua itu dapat diatasi oleh pihak kedua yaitu provider disaster recovery.

“apa yang harus anda lakukan ketika infrastuktur TI perusahaan anda mengalami kendala”

perusahaan baik itu kecil maupun besar memiliki data data elektronik, dan data tersebut merupakan data data yang sangat penting untuk berjalannya perusahaan dalam operasi bisnis mereka. dampak dari kehilangan data ini sangat buruk untuk perusahaan, maka dari itu perusahaan memerlukan sebuah backup data untuk menunjang kelangsungan bisnis mereka. dan untuk itulah sangat penting untuk perusahaan menggunakan layanan disaster recovery.

strategi pemulihan infrastruktur data perusahaan

infrastruktur dalam divisi IT memiliki suatu komponen yang saling terkait antara, hardware, software, data, dan koneksi. satu diantara komponen diatas mati otomatis semua sistem tidak akan dapat berjalan. oleh karena itu perusahaan membutuhkan strategi untuk menangani permasalahan ini.

beberapa perusahaan bisnis ada yang tidak mentolerir terjadinya downtime pada siklus bisnisnya, karena akan sangat berdampak pada usahanya. oleh karena itu mereka bekerja sama dengan provider datacenter yang mampu menangani semua pengolahan data yang dapat di mirror atau sinkronisasi antara dua datacenter, dan ini membutuhkan biaya yang sangat mahal.

internal recovery strategi

banyak perusahaan yang memiliki kerjasama ke lebih dari satu data center, dengan tujuan agar jika pada satu waktu terjadi permasalahan terhadap aplikasi bisnis mereka otomatis permasalahan tersebut dapat di mirror ke datacenter yang lain yang bekerjasama dengan mereka, sehingga aktivitas aplikasi bisnis mereka terus dapat berjalan.

ada provider yang menyediakan dukungan penuh untuk disaster recovery, biasanya layanan yang disediakan berupa hardware, software, dan collocation server di datacenter yang memberikan fasilitas keamanan untuk melindungi data dari aktifitas spyware dan malware, biasanya data center yang menyediakan fasilitas ini merupakan datacenter yang sudah memiliki standar datacenter yang tinggi.

planing pengembangan disaster recovery

sebuah bisnis harus memikirkan tentang bencana terhadap aset sumber informasi dan data perusahaan, dengan membuat inventaris hardware, software, data, dan jaringan.

melakukan pengecekan siklus dan infrastruktur hardware, software, data berjalan dengan benar pada sistem jaringan. seperti jika memiliki perangkat baru yang harus dikonfigurasi ulang yang otomatis akan menghentikan aktifitas sementara.

data-backup

setiap hari perusahaan menerima sejumlah informasi atau data, dan sangat memungkinkan terjadi error pada saat terjadinya transaksi informasi atau data. dan ini dapat menghambat proses bisnis di internal perusahanan.

backup data menjadi bagian terpenting dalam rencana disaster, karena dengan pembackup an otomatis ketika sistem di internal sedang bermasalah dapat di mirror ke datacenter. backup data harus dijadwalkan secara berkala.

 

disaster recovery merupakan sebuah layanan yang harus dimiliki sebuah perushaan, untuk menunjang bisnis mereka, agar komunikasi bisnis mereka dengan klien dapat terus onsite tanpa ada kendala, karena layanan disaster recovery dapat menghandle bisnis mereka ketika infrastruktur sistem informasi internal mereka sedang dalam maslah.

 

Views All Time
Views All Time
357
Views Today
Views Today
2
Ramdhan Muslim

Author: ramdhan muslim

Graphic Designer, Prev – Giant Hypermart.

Share This Post On

1 Comment

  1. Rachmad Igen

    kegagalan perusahaan besar dalam mengantisipasi downtime dan menangani downtime dalam waktu kurang dari 15 menit dapat menyebabkan kerugian besar bahkan sampai pada tuntutan hukum. hal ini pernah terjadi di beberapa perusahaan penerbangan dan keuangan.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Tips Mengurangi Biaya Layanan Cloud untuk Perusahaan - Blog Sehari Hari - […] layanan cloud. Evaluasi kebutuhan penyimpanan Anda dan gunakan hanya layanan add-on, seperti untuk pemulihan bencana, yang Anda […]
  2. Sertifikasi PCI DSS Dibutuhkan Untuk Solusi Pencadangan - […] Demikian untuk penggunaan cloud. Dalam hal ini, perusahaan perbankan atau fintech, harus perhatikan apakah penyedia cloud tersebut telah memiliki…

Submit a Comment

Pin It on Pinterest

Share This