Awasi Bahaya Serangan Proxy Melalui Pengkhianat di Indonesia

Serangan proxy merupakan serangan yang di sponsori oleh suatu negara atau organisasi untuk kepentingan tertentu. Biasanya ini merupakan operasi intelejen. Bahaya serangan proxy pada negara yang menjadi target dapat sangat parah. Untuk itu, sangat penting untuk memahmi apa itu perang proxy atau proxy war?

Bahaya Serangan Proxy Asing

Seperti pada definisi serangan proxy diatas, serangan ini tidak dilakukan secara langsung, namun melalui pihak yang berada di dalam negara tersebut. Bahaya serangan proxy ini bermacam-macam, dan pada tingkat akutnya adalah perang saudara.

Hasutan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk proxy war. Tujuan serangan proxy ini pun bermacam-macam, antara lain:

  • Membenturkan masyarakat, dengan sebelumnya membuat masyarakat terkotak-kotak. Cara ini mereka lancarkan dengan topeng bisnis, membuat jargon-jargon, dan membuat penyesatan opini yang berkembang luas (viral).
  • Membuat aparat sibuk. Dengan sibuknya aparat terhadap kasus-kasus ringan seperti ujaran kebencian dan sebagainya, maka penyerang dapat mengirim ‘peluncur’ mereka yakni mafia yang mendistribusikan narkoba untuk menghancurkan generasi muda suatu negara.
  • Memperbesar kasus Hoax. Jika suatu negara sedang mengalami serangan proxy, maka akan banyak kasus-kasus tidak jelas dan menggelikan. Penyerang melakukan ini dengan mendanai jaringan media berita dan juga sekumpulan praktisi hukum.
  • Menciptakan anomali. Ini merupakan salah satu bahaya serangan proxy yang di targetkan pada pejabat pemerintahan. Mereka melakukan ini dengan perencanaan yang terstruktur, seperti merekayasa opini terhadap kondisi ekonomi melalui stasiun televisi, portal berita dan sosial media.

Serangan proxy ini seperti menanamkan “benalu” pada suatu negara agar menjadi lemah. Biasanya, penyerang proxy ini akan memberikan hutang dengan persyaratan seakan ringan padahal menjebak.

Keluarga PKI Menjadi Alat Serangan Proxy

Ini merupakan suatu cara untuk melancarkan serangan proxy. Seperti pada isu kebangkitan PKI, para penyerang memberikan harapan pada keluarga ex PKI dan sejumlah yayasan di Indonesia. Dengan bermodal dana grant untuk yayasan, maka keluarga ex PKI tersebut di dorong ke depan untuk meminta kompensasi pemerintah.

Ideologi komunisme merupakan ideologi yang gagal. Di Indonesia, ideologi Pancasila dengan 5 dasar yang utuhlah yang efektif.

Akan tetapi, serangan proxy berhasil masuk melalui masalah PKI ini. Banyak orang-orang terpelajar yang tidak sadar telah menjadi alat proxy. Dan lagi-lagi, ini karena ekonomi sudah berhasil mereka lemahkan pada tingkatan tertentu. Para petinggi di negara yang menjadi target serangan akan berkurang fokusnya terhadap masalah pembangunan dan perbaikan daya beli serta ekonomi rakyat.

Dalam hal ini, para simpatisan PKI akan menjadi korban yang lebih rugi dari masyarakat lain secara umum. Mereka sudah terbuai dengan harapan pembalasan dendam, akan tetapi mereka yang akan menjadi ‘tumbal’ paling awal sebagai dampak dari serangan proxy tersebut.

Bahaya serangan proxy ini dapat meluas dengan cepat jika kehidupan beragama terusik. Serangan proxy akan melancarkan cara untuk mengadu domba antar agama, karena ini lebih mudah dilakukan untuk Indonesia. Jika mengadu domba antar suku, ini akan terlalu sulit dan melibatkan banyak strategi, karena suku di Indonesia sangat banyak

Ciri Negara Terkena Serangan Proxy

Seperti dijelaskan diatas, bahaya serangan proxy ini seperti benalu, tumbuh dan merusak di pohon itu sendiri. Salah satu ciri yang kuat dari serangan proxy ini merupakan rangkaian sebagai berikut:

  • Banyak polemik di masyarakat. Baik secara sosial, politik dan agama.
  • Produktivitas suatu negara menurun. Banyaknya hoax dan pemerintah yang kurang cerdas dan kreatif dalam mengatasi hal tersebut menjadikan bahaya serangan proxy berlanjut pada tingkat selanjutnya, yakni,
  • Ekonomi menurun. Daya beli merosot yang di awali dengan target pembangunan yang tidak realistis karena dijanjikan hutang, namun pada akhirnya diberi syarat yang menyulitkan. Penurunan ekonomi ini juga terpengaruh karena banyaknya pejabat pemerintahan yang terlanjur ‘termakan’ berita hoax mengenai hebatnya ekonomi di negara mereka, padahal berita tersebut hanya merupakan hasil kreasi para penyerang.

Sebetulnya, apa yang terjadi di Indonesia di tahun 1948 dan tahun 1965, PKI pun merupakan alat proxy asing untuk menguasai Indonesia. Dan kini, anak cucu turunan dan simpatisan PKI dari golongan milenials juga merupakan alat proxy asing. Tentunya, bangsa yang pernah menjajah Indonesia akan selalu tertantang untuk menjajah Indonesia lagi.

Oleh karena itu, generasi millenials sangat perlu untuk menonton film pengkhianatan G30S PKI agar dapat memahami bahwa pihak asing dari dulu sudah melancarkan serangan proxy ke Indonesia.

Bahaya Serangan Proxy di Era Digital

Media elektronik dan jejaring sosial dapat di salah gunakan untuk melancarkan serangan proxy. Mereka akan masuk dengan memberikan dana sponsor pada pengusaha atau profesional. Kemudian pengusaha tersebut akan menjadi simpatisan suatu partai politik. Kemudian, para politikus dan tim sukses mereka akan melakukan serangkaian pencitraan.

Ada yang sangat berbeda dalam pencitraan tersebut. Mereka akan mengeluarkan jargon dan juga opini liar untuk menjatuhkan lawan politik mereka. Sehingga, situasi kontestasi politik menjadi tidak sehat dalam negara tersebut. Para politikus tersebut tentu tidak sadar bahwa mereka telah menjadi alat proxy asing, demikian para timses dan buzzer yang mereka rekrut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari bahaya serangan proxy pada era digital sekarang ini. Produktivitas masyarakat dan ekonomi dapat terus menurun jika pemerintah tidak tangkas dalam menanggapi hal ini.

Selain hoax dan fake news, serangan proxy juga dilancarkan melalui infrastruktur teknologi suatu negara. Seperti virus ransomware dan not petya yang dapat digunakan sebagai serangan ad hoc atau serangan state-sponsored.

Pada saat yang sama, bahaya serangan proxy itu mengintai generasi penerus melalui pemahaman sesat seperti liberalisme dan sekularisme. Para mitra proxy seperti mafia narkoba dan bandar judi online juga melancarkan aksinya di negara tersebut. Dan akhirnya, negara tersebut mundur dan semakin lemah .. kemudian akan diserang secara militer untuk di kuasai. Hal tersebut telah terjadi di beberapa negara Arab dan Afrika.

Mencegah Serangan Proxy

Pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama secara serempak mensosialisasikan bahaya serangan proxy ini. Ciri para pengkhianat dan ciri serangan proxy di atas juga sangat penting untuk dipahami. Masyarakat akan dapat mencegah serangan proxy dan pemerintah dapat menindak para pengkhianat yang menjadi ‘antek’ pelaku serangan proxy.

Dalam hal ini, sebetulnya Badan Intelejen Negara (BIN) memiliki tanggung jawab yang besar. Ini adalah tugas mereka, akan tetapi jika BIN sudah ikut berpolitik maka tentunya alih-alih melindungi negara dari serangan proxy malah mereka dapat menjadi alat proxy!

Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama mewaspadai bahaya serangan proxy ini. Jangan terprovokasi dan menahan diri untuk tidak melakukan provokasi. Jangan mudah tergiur dengan tawaran milyaran bahkan puluhan milyar yang memiliki dampak menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat.

Pemerintah dapat mengalihkan masyarakat untuk menggunakan sosial media pada tingkatan produktivitas lebih tinggi. Misal untuk berjualan online dan mencari informasi yang bermanfaat. Ini terdengar simple, namun cara ini merupakan cara paling efektif untuk menangkal hoax, benturan masyarakat, dan untuk meningkatkan ekonomi. Hanya saja harus ada komitmen dan dukungan penuh dari pemerintah, tidak setengah-setengah.

Semoga dengan tulisan bahaya proxy war ini, dapat memberikan pemahaman pada kondisi yang terjadi sekarang ini di Indonesia.

Views All Time
Views All Time
566
Views Today
Views Today
5
Rachmad Igen

Author: Rachmad Igen

Blogger, SEO, SEM, Digital Marketing

Share This Post On

Submit a Comment

Pin It on Pinterest

Share This